Langsung ke konten
Pocket Invoice: Free Invoice makerFree Invoice Maker

Kalkulator markup kontraktor gratis

Jumlahkan biaya pekerjaan, sertakan overhead yang dialokasikan, lalu masukkan persentase markup. Kalkulator menampilkan harga penawaran, nilai markup, dan margin kotor tanpa menyimpan atau mengirim nilai yang Anda masukkan.

Susun penawaran dari biaya pekerjaan nyataTambahkan overhead dan markup setelah semua biaya langsung terlihat.
Tambahkan overhead dan markup setelah semua biaya langsung terlihat.BIAYA PEKERJAAN$4,000+PENAWARAN$5,200BIAYA + MARKUP

Gratis, tanpa pendaftaran, dan nilai biaya tidak keluar dari halaman ini.

Biaya pekerjaan dan markup
Biaya pekerjaan langsung
Overhead yang dialokasikan
Total biaya
Markup ()
Margin kotor
Harga penawaran sebelum pajak

Hasil tidak mencakup pajak dan tidak menentukan markup yang sesuai untuk bisnis. Periksa setiap biaya, asumsi ruang lingkup, ketentuan kontrak, dan aturan pajak yang berlaku.

Cara menghitung markup kontraktor

Gabungkan bahan, tenaga kerja, subkontrak, peralatan, biaya langsung lain, dan overhead proyek. Markup diterapkan pada total biaya untuk memperoleh harga, bukan laba bersih setelah pajak.

  1. Masukkan biaya langsung

    Gunakan biaya sesuai lingkup kerja dan hindari pengulangan antara bahan, tenaga kerja, subkontrak, serta peralatan.

  2. Alokasikan overhead

    Masukkan bagian proyek untuk manajemen, asuransi, dan kantor. Jangan mengulang beban yang sudah termasuk tarif atau subkontrak.

  3. Tentukan markup biaya

    Dasarnya adalah biaya, bukan harga jual. Untuk margin sasaran, konversikan dahulu menjadi markup yang dibutuhkan.

  4. Periksa dan siapkan penawaran

    Tinjau biaya, tambahan, harga, dan margin. Cetak hasil atau gunakan total di estimasi, kemudian lengkapi lingkup, pajak, pembayaran, dan masa berlaku.

Kembali ke kalkulator ↑

Menetapkan dasar biaya lengkap

Mulai dari kuantitas, penawaran pemasok, jam rencana, dan lingkup subkontrak. Persentase tidak memperbaiki biaya yang terlewat. Gunakan mata uang dan perlakuan pajak yang konsisten.

KategoriYang dipertimbangkanHindari duplikasi
BahanKuantitas, harga, pengiriman, dan susut rencanaPengiriman yang sudah termasuk harga
Tenaga kerjaJam, upah, dan beban pemberi kerjaBeban sudah termasuk tarif
SubkontrakLingkup, harga, dan pekerjaan tambahanBahan atau alat yang sudah disediakan
PeralatanSewa, pengiriman, bahan bakar, dan penggunaanAlat sudah termasuk subkontrak
Biaya langsung lainIzin, pembuangan, dan pengeluaran khusus proyekOverhead yang telah dialokasikan di pos lain
OverheadManajemen, asuransi, dan kantor bagian proyekBeban sama sudah masuk tarif lain

Halaman menjumlahkan input dan memakai satu markup. Tidak ada penentuan otomatis pajak yang dapat dipulihkan, beban pemberi kerja, atau kategori akuntansi.

Mengalokasikan overhead

Kantor, manajemen, dan asuransi harus tertutup meskipun tidak tercantum dalam tagihan bahan. Gunakan cara yang konsisten, misalnya jam tertagih atau dasar lain sesuai proyek.

Overhead per jam = overhead periode ÷ jam tertagih rencana
Bagian proyek = overhead per jam × jam proyek

Overhead bulanan 9.000 dengan 300 jam tertagih membutuhkan 30 per jam. Pekerjaan 20 jam menerima 600. Jika jam tertagih aktual turun, alokasi tersebut bisa tidak mencukupi.

Jangan mengulang biaya administrasi atau beban yang sudah masuk tarif tenaga kerja dan subkontrak. Bandingkan rencana dengan biaya aktual untuk memperbarui penawaran berikutnya.

Markup dan margin memakai penyebut berbeda

Biaya C = biaya langsung + overhead
Tambahan = C × markup % ÷ 100
Harga P = C × (1 + markup % ÷ 100)
Margin = (P − C) ÷ P × 100

Biaya 1.000 dengan markup 20% menghasilkan harga 1.200. Sisa 200 merupakan 16,67% dari harga, bukan 20%.

MarkupBiayaHargaMargin
10%1.0001.1009,09%
20%1.0001.20016,67%
25%1.0001.25020,00%
33,333%1.000≈ 1.333,33≈ 25,00%
50%1.0001.50033,33%
100%1.0002.00050,00%

Margin di sini mengurangi semua biaya yang diisi, termasuk overhead. Hasilnya belum tentu sama dengan margin kotor laporan keuangan, apalagi margin bersih setelah pajak.

Mengubah margin sasaran menjadi harga

Harga sasaran = biaya ÷ (1 − margin sasaran % ÷ 100)
Markup yang diperlukan = margin sasaran ÷ (100 − margin sasaran) × 100

Biaya 8.000 dengan sasaran margin 25% memerlukan harga 8.000 ÷ 0,75 = 10.666,67, atau markup sekitar 33,333%. Markup 25% saja menghasilkan 10.000 dan margin 20%.

Biaya positif tidak dapat menghasilkan margin 100% pada harga terbatas. Markup 100% tetap sah: harga menjadi dua kali biaya dan marginnya 50%.

Memeriksa risiko dan ketentuan proyek

Markup bukan pengganti evaluasi risiko. Jelaskan asumsi, kuantitas terukur, dan prosedur perubahan; tambahkan cadangan biaya yang relevan bila perlu.

  • Bedakan cadangan ketidakpastian yang dikenali dari laba rencana.
  • Jelaskan pekerjaan, bahan, dan keadaan lokasi yang dikecualikan.
  • Tetapkan masa berlaku harga terhadap perubahan pasokan.
  • Periksa uang muka, pembayaran tahap, dan jangka penagihan.
  • Pastikan tenaga, alat, dan jadwal dapat dipenuhi.

Pajak transaksi ditangani tersendiri. Pajak yang dipungut untuk pemerintah bukan laba proyek.

Dampak kelebihan biaya dan diskon

Biaya 6.000 ditambah markup 20% menghasilkan harga 7.200. Kenaikan biaya dan potongan harga langsung mengurangi nilai di atas biaya.

SkenarioBiayaHargaNilai di atas biayaMargin
Rencana awal6.0007.2001.20016,67%
Biaya naik 10%6.6007.2006008,33%
Diskon 5%6.0006.84084012,28%
Keduanya6.6006.8402403,51%

Penambahan lingkup perlu penawaran perubahan yang mencatat biaya, markup, serta persetujuan. Penawaran awal tidak otomatis mencakup pekerjaan yang belum disepakati.

Menyusun penawaran yang dapat dilaksanakan

Cetak perhitungan atau gunakan total dalam pembuat estimasi. Memindahkan total tidak otomatis membuat rincian seluruh bahan, tenaga, dan pajak; lengkapi kuantitas, lingkup, serta ketentuan.

Pisahkan anggaran internal dari versi pelanggan dan periksa halaman dalam pratinjau cetak. Setelah selesai, cocokkan aktual dan rencana untuk melihat selisih bahan, waktu, atau lingkup.

Gunakan kalkulator margin laba untuk pembahasan lebih lanjut atau kalkulator diskon untuk menilai potongan pelanggan.

Contoh markup dan penawaran

Angka ilustrasi, bukan harga pasar. Gunakan biaya dan ukuran sebenarnya.

01

Markup 20% atas biaya lengkap

Gabungkan semua pos proyek terlebih dahulu.

PosNilai
Bahan2.500
Tenaga kerja1.600
Subkontrak800
Peralatan400
Biaya lain200
Overhead500

Total biaya 6.000, tambahan 1.200, dan harga 7.200. Margin 16,67%. Pajak dan pekerjaan di luar lingkup perlu dikonfirmasi terpisah.

Biaya 6.000 · harga 7.200 · margin 16,67%
02

Mencapai margin 20%

Biaya langsung 3.600 ditambah overhead 400 menjadi 4.000. Untuk margin 20%, harga 4.000 ÷ 0,8 = 5.000, yaitu markup 25%.

Markup 20% hanya memberi 4.800 dan tidak mencapai sasaran. Tentukan penyebut sebelum memilih persentase.

Markup 25% · harga 5.000
03

Menilai perubahan yang disetujui

Bahan 900, tenaga 450, dan alokasi biaya 150 menghasilkan 1.500. Markup 30% menghasilkan harga tambahan 1.950.

Sisa 450 merupakan margin 23,08%. Simpan lingkup serta persetujuan perubahan tanpa menulis ulang kontrak awal secara diam-diam.

Perubahan 1.950 · margin 23,08%

Pertanyaan tentang markup kontraktor

Berapa markup yang sebaiknya digunakan?

Tidak ada persentase universal. Pertimbangkan biaya lengkap, overhead, risiko, kapasitas, dan pasar, lalu bandingkan dengan hasil aktual.

Mengapa markup 20% bukan margin 20%?

Markup dibagi biaya, margin dibagi harga. Biaya 100 dijual 120 memberi margin 20 ÷ 120 = 16,67%.

Bolehkah kategori memakai markup berbeda?

Halaman memakai satu tarif pada total biaya. Untuk tarif berbeda, hitung kategori terpisah dan gabungkan nilainya; rata-rata sederhana persentase bukan pembobotan yang tepat.

Di mana overhead dimasukkan?

Di kolom overhead sebagai bagian proyek. Jangan mengulang biaya yang sudah masuk tarif tenaga, subkontrak, atau pos lain.

Apakah harga termasuk pajak?

Alat tidak menentukan atau menambah pajak penjualan otomatis. Nyatakan apakah harga termasuk pajak dan terapkan aturan yang sesuai pada penawaran.

Bolehkah markup melebihi 100%?

Boleh. Biaya 100 dengan markup 150% menghasilkan harga 250 dan margin 60%, bukan margin lebih dari 100%.

Apakah margin ini langsung sesuai laporan akuntansi?

Belum tentu. Semua biaya input termasuk overhead dikurangi, sedangkan margin kotor dan bersih akuntansi bisa memakai dasar berbeda.

Apa rumus spreadsheet-nya?

Biaya B2 dan markup B3 berformat persen: =B2*(1+B3). Jika B4 adalah harga, margin =(B4-B2)/B4. Bagi tarif yang diketik 20, bukan 20%, dengan 100.

Ubah hasil menjadi penawaran profesional

Jelaskan pekerjaan, rincian harga, dan syarat pembayaran kepada pelanggan dengan Pocket Invoice.

  • Rinci jasa dan bahan
  • Tambahkan identitas usaha, logo, dan ketentuan
  • Pratinjau PDF sebelum dibagikan
Buat penawaran
Dasbor Pocket Invoice
Antarmuka Pocket Invoice dalam bahasa Inggris dengan data bisnis contoh.

Referensi

SBA — analisis titik impas ↗Pocket Invoice — margin laba ↗

Alat edukasi dan perencanaan. Pastikan ukuran, harga, dan aturan yang berlaku sebelum membuat komitmen.

Free Invoice Maker

Lanjutkan di Web atau perangkat seluler.

Masuk di Web untuk mengelola dokumen, atau unduh aplikasi untuk iPhone dan Android.